PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus memperkuat standar kualitas dan keselamatan kendaraan niaga melalui digitalisasi proses pemeriksaan serta standarisasi pembangunan bodi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan yang diterima pelanggan memenuhi standar teknis dan siap mendukung kebutuhan operasional.
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah penerapan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI). Sistem tersebut menggantikan pencatatan pemeriksaan kendaraan secara manual dengan proses digital yang lebih terukur, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri.
Selain digitalisasi inspeksi, HMSI juga memperkuat kualitas pembangunan bodi melalui Bodymaker Standardization Program yang diterapkan bersama mitra karoseri.
Digital PDI Perkuat Pemeriksaan Kendaraan Hino
Digital Pre Delivery Inspection menjadi bagian dari upaya Hino meningkatkan konsistensi pemeriksaan sebelum kendaraan diserahkan kepada pelanggan.
Pada dasarnya, tahapan pemeriksaan tetap mengacu pada proses PDI yang sudah berjalan. Perubahan utama terdapat pada metode pencatatan dan pengelolaan hasil inspeksi yang kini dilakukan menggunakan sistem digital.
Setiap hasil pemeriksaan dapat direkam dan disimpan melalui sistem berbasis cloud. Hino juga menggunakan checklist yang diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan.
Dengan sistem tersebut, data hasil inspeksi menjadi lebih mudah dipantau dan ditelusuri oleh HMSI maupun mitra karoseri. Digitalisasi juga membantu meningkatkan transparansi serta mengurangi potensi perbedaan dalam proses pencatatan.
Standar Karoseri Diperketat
Tidak hanya pemeriksaan akhir, kualitas pembangunan bodi kendaraan juga menjadi perhatian Hino. Melalui Bodymaker Standardization Program, Hino bekerja sama dengan mitra karoseri untuk memastikan pemasangan bodi sesuai dengan spesifikasi sasis.
Program tersebut mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino sebagai pedoman teknis. Standar ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pemasangan bodi, distribusi beban, hingga faktor keselamatan kendaraan.
Penerapan pedoman tersebut diperlukan agar bodi yang dipasang sesuai dengan karakteristik sasis dan peruntukan kendaraan. Dengan demikian, integrasi antara sasis dan bodi dapat berlangsung secara optimal.
Pembinaan dan Sertifikasi Mitra Karoseri Hino
Untuk menjaga penerapan standar, Hino juga melakukan pembinaan, audit, serta sertifikasi terhadap mitra karoseri.
Langkah tersebut bertujuan memastikan kendaraan yang diproduksi bersama mitra memenuhi ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Konsistensi proses pembangunan bodi diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keandalan kendaraan ketika digunakan dalam aktivitas operasional.
Dody Pramono selaku Truck & Bus Bodymaker HMSI menjelaskan bahwa Body Mounting Manual menjadi acuan bersama antara Hino dan mitra karoseri.
Menurutnya, penerapan standar tersebut penting untuk menjaga kualitas kendaraan secara konsisten sehingga pelanggan dapat mengoperasikan armada secara lebih aman dan produktif.
Kualitas Dimulai Sebelum Kendaraan Diserahkan
Heri Komala selaku Bodymaker Department Head HMSI mengatakan kepercayaan pelanggan menjadi salah satu alasan penting untuk memperkuat proses pemeriksaan kendaraan.
“Pelanggan mempercayakan bisnisnya kepada Hino,” ujar Heri.
Menurutnya, digitalisasi inspeksi membuat proses pemeriksaan kendaraan menjadi lebih terukur sekaligus terdokumentasi.
Upaya tersebut dibahas dalam panel diskusi bersama jurnalis bertajuk “Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia” di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Tangerang.
Diskusi tersebut menghadirkan Heri Komala, Dody Pramono, Fathullah dari PT Mitratoyaka Indonesia, serta Eko Widianto dari PT Adiputro Wirasejati.
Integrasi Teknologi dan Standar Teknis
Digitalisasi PDI dan standarisasi karoseri menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai kualitas kendaraan niaga. Proses tersebut mencakup tahapan pembangunan bodi hingga pemeriksaan akhir sebelum kendaraan diserahkan kepada pelanggan.
Dengan penerapan sistem digital dan standar teknis yang lebih konsisten, HMSI berupaya memastikan kendaraan yang diterima pelanggan tidak hanya memenuhi spesifikasi teknis, tetapi juga siap digunakan untuk menunjang produktivitas operasional dalam jangka panjang.
Sumber: https://ekonomi.republika.co.id/berita/tjjl55348/digitalisasi-inspeksi-jadi-bagian-pembenahan-standar-keamanan-kendaraan-niaga-hino



